Menhub Pastikan Arus Balik Tol Jakarta Terkendali Awal Januari 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:56:29 WIB
Menhub Pastikan Arus Balik Tol Jakarta Terkendali Awal Januari 2026

JAKARTA - Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa arus balik Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di jalur tol keluar-masuk Jakarta hingga awal Januari berjalan terkendali dan lancar. 

Pernyataan ini disampaikan saat pemantauan arus lalu lintas di sejumlah titik strategis melalui Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), Bekasi, Jawa Barat.

Menhub mencatat pergerakan kendaraan di ruas tol utama masih kondusif. “Pergerakan kendaraan di titik ini hingga saat ini masih terpantau lancar. Saya harap kondisi seperti ini dapat terus berlangsung hingga puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada 2 Januari 2026,” jelas Dudy.

Lonjakan Kendaraan Selama Libur Akhir Tahun

Berdasarkan data PT Jasa Marga, volume kendaraan yang meninggalkan wilayah Jabotabek mengalami peningkatan sepanjang periode libur. 

Pada empat gerbang tol utama—GT Cikupa, GT Ciawi, GT Cikampek Utama, dan GT Kalihurip Utama—jumlah kendaraan yang keluar mencapai 311.545 unit dari 30 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026.

Angka ini meningkat 13,81 persen dibandingkan lalu lintas normal yang biasanya sebanyak 273.741 kendaraan. Sementara itu, kendaraan yang kembali ke Jabotabek dalam periode 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026 tercatat 150.067 unit, naik 7,45 persen dari lalu lintas normal sebanyak 139.668 kendaraan.

Secara keseluruhan, sejak 18 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, tercatat 2.344.052 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek, sementara 2.147.976 kendaraan menuju ke wilayah tersebut pada periode yang sama.

Apresiasi terhadap Pengelolaan Arus Lalu Lintas

Menhub memberikan apresiasi kepada PT Jasa Marga dan seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengelolaan arus lalu lintas. Ia menilai koordinasi dan kolaborasi antar stakeholder sangat penting untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman, nyaman, dan lancar.

“Koordinasi yang intensif antar seluruh pihak terkait membuat saya optimistis pergerakan kendaraan pada arus balik dapat terkendali dengan baik,” kata Dudy.

Persiapan Menghadapi Puncak Arus Balik

Meski arus balik terpantau lancar, Menhub menginstruksikan semua pihak untuk meningkatkan kesiapan menghadapi potensi lonjakan volume kendaraan, khususnya di titik-titik rawan macet. Langkah ini mencakup penempatan petugas tambahan, pemantauan CCTV, hingga pengaturan lalu lintas secara real-time.

Selain itu, Menhub juga meminta masyarakat yang melakukan perjalanan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. “Selalu jaga kesehatan, pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, dan beristirahat jika lelah. Bagi pengguna kendaraan umum, pastikan armada yang dipilih telah menjalani uji keselamatan,” tambahnya.

Peran Jasa Marga dalam Kelancaran Arus

PT Jasa Marga berperan krusial dalam memonitor kondisi jalan tol melalui JMTC. Pusat kendali ini memungkinkan pemantauan arus lalu lintas secara real-time, pengaturan sinyal, dan koordinasi dengan petugas lapangan untuk menangani potensi kemacetan atau gangguan di tol.

Keberadaan JMTC terbukti efektif dalam menekan risiko kemacetan berlebih pada momen arus balik, sekaligus memastikan distribusi kendaraan merata di seluruh ruas tol.

Prediksi Arus Balik dan Strategi Pengaturan Lalu Lintas

Prediksi puncak arus balik 2 Januari 2026 menjadi fokus utama pengawasan. Berdasarkan pola lalu lintas tahun-tahun sebelumnya, titik-titik seperti GT Cikupa, GT Ciawi, dan GT Cikampek Utama berpotensi mengalami lonjakan kendaraan.

Menhub menekankan bahwa pengaturan arus balik tidak hanya bergantung pada jumlah petugas, tetapi juga penerapan manajemen rekayasa lalu lintas, penggunaan rambu sementara, dan sosialisasi kepada masyarakat agar memilih waktu perjalanan yang tidak padat.

Keselamatan dan Kenyamanan Penumpang

Selain aspek kelancaran, Menhub menekankan pentingnya keselamatan selama perjalanan. Ia meminta semua pihak menekankan pemeriksaan kendaraan, kelaikan armada angkutan umum, dan penerapan protokol keselamatan.

Dengan perhatian yang ketat pada keselamatan, Menhub berharap masyarakat bisa menempuh perjalanan pulang dari liburan akhir tahun tanpa hambatan, sekaligus menurunkan angka kecelakaan di jalur tol.

Sinergi Pemerintah dan BUMN Pangan

Meski fokus utama arus balik adalah transportasi, Menhub juga menekankan keterkaitan dengan ketersediaan logistik dan kebutuhan masyarakat di jalan. Kesiapan angkutan tol yang terkendali membantu distribusi logistik tetap lancar, mendukung aktivitas ekonomi di wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Pesan Menhub untuk Masyarakat

Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa perjalanan pulang ke kota asal harus dilakukan dengan persiapan matang. Penumpang disarankan mengisi bahan bakar, mengecek kondisi kendaraan, serta memanfaatkan informasi lalu lintas yang disediakan oleh Jasa Marga dan aplikasi resmi transportasi.

“Saya mengimbau masyarakat untuk tetap disiplin berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, dan memperhatikan tanda-tanda kelelahan. Keselamatan dan kenyamanan harus menjadi prioritas utama selama perjalanan,” jelas Menhub.

Secara keseluruhan, arus balik jalur tol keluar-masuk Jakarta pada awal Januari 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali. Kolaborasi antara Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, dan seluruh stakeholder terkait terbukti efektif dalam menjaga ketertiban arus lalu lintas.

Dengan langkah-langkah koordinatif yang terus dijalankan, masyarakat dapat menempuh perjalanan pulang dari liburan akhir tahun dengan aman, sementara potensi kemacetan dapat diminimalkan di jalur tol utama.

Terkini