Tips Cegah Pikun di Usia Muda, 7 Kebiasaan Sehat yang Bisa Dilakukan

Senin, 26 Januari 2026 | 09:14:59 WIB
Tips Cegah Pikun di Usia Muda, 7 Kebiasaan Sehat yang Bisa Dilakukan

JAKARTA - Pikun atau penurunan daya ingat sering kali dikaitkan dengan usia lanjut. 

Namun, ternyata masalah ini juga bisa menyerang orang yang masih muda. Kejadian sering lupa, kehilangan fokus, atau tidak bisa mengingat hal-hal sederhana, bisa jadi gangguan yang menghambat aktivitas sehari-hari. 

Jika sudah parah, ini bisa mengganggu kualitas hidup. Beberapa faktor penyebabnya adalah kurang tidur, pola makan yang tidak sehat, stres, konsumsi obat-obatan tertentu, hingga kondisi kesehatan yang mempengaruhi fungsi otak.

Meskipun belum ada metode pasti untuk mencegah penyakit yang berkaitan dengan penurunan daya ingat seperti demensia, ada beberapa kebiasaan sehat yang bisa membantu menjaga otak tetap tajam. 

Dengan menjalani kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan otak, Anda bisa mencegah kehilangan ingatan di usia muda dan menjaga daya ingat lebih lama. Berikut adalah tujuh kebiasaan sederhana yang ampuh mencegah pikun di usia muda.

1. Rutin Beraktivitas Fisik

Menjaga tubuh tetap aktif merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan jika ingin menjaga daya ingat. Aktivitas fisik seperti olahraga bisa meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk otak. Aliran darah yang lancar sangat penting bagi kesehatan otak, karena otak membutuhkan suplai darah yang cukup untuk menjaga fungsi kognitif.

Menurut Department of Health and Human Services Amerika Serikat, orang dewasa disarankan untuk melakukan aktivitas aerobik sedang seperti jalan cepat setidaknya 150 menit dalam seminggu atau 75 menit dalam seminggu dengan aktivitas yang lebih intens seperti jogging. 

Jika waktu Anda terbatas, Anda bisa mencoba berjalan kaki selama 10 menit beberapa kali sehari. Aktivitas ini terbukti efektif meningkatkan fungsi otak dan membantu melawan penurunan daya ingat.

2. Lakukan Aktivitas yang Melibatkan Otak

Selain menjaga tubuh tetap aktif, otak juga perlu latihan untuk tetap tajam. Berbagai kegiatan yang melibatkan otak, seperti teka-teki silang, bermain alat musik, atau membaca, dapat melatih otak untuk berpikir lebih kritis. 

Kegiatan seperti ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga dapat menjaga kesehatan otak, meningkatkan daya ingat, dan mengurangi risiko penurunan kognitif.

Bahkan, menjadi sukarelawan atau bergabung dalam komunitas yang mengharuskan Anda berinteraksi dengan orang lain juga terbukti efektif. Aktivitas ini memberikan tantangan mental yang positif dan membantu menjaga otak tetap aktif.

3. Habiskan Waktu Bersama Orang Lain

Interaksi sosial yang baik memiliki manfaat besar untuk kesehatan mental dan fisik. Berkumpul dengan orang lain, berbicara dengan teman-teman, atau sekadar menghabiskan waktu bersama keluarga dapat membantu mengurangi stres dan depresi. Dua faktor ini adalah penyebab utama penurunan daya ingat pada banyak orang.

Meskipun terkadang interaksi sosial bisa melelahkan, cobalah untuk mencari kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang terkasih. Ini tidak hanya akan memperbaiki mood Anda, tetapi juga mendukung fungsi otak yang lebih baik. 

Selain itu, koneksi sosial yang kuat juga dapat menjadi dukungan emosional yang penting dalam menjaga kesehatan mental.

4. Terapkan Hidup yang Teratur

Pola hidup yang tidak teratur dan kurang terorganisir bisa membuat seseorang lebih mudah lupa. Kebiasaan sederhana seperti mencatat agenda harian di buku catatan atau kalender, serta memanfaatkan alarm untuk mengingatkan jadwal, dapat membantu menjaga otak tetap teratur. Hal-hal kecil seperti ini membantu meminimalkan rasa lupa yang sering terjadi.

Selain itu, fokus pada satu tugas terlebih dahulu sebelum mengerjakan tugas lain juga penting. Hindari multitasking berlebihan, karena terlalu banyak hal yang dikerjakan dalam waktu bersamaan dapat membuat Anda mudah lupa dan kehilangan fokus.

Menjaga kebersihan rumah juga menjadi bagian dari kebiasaan teratur yang baik untuk kesehatan otak. Barang-barang yang tergeletak sembarangan dan rumah yang berantakan bisa menyebabkan Anda mudah lupa tempat menyimpan sesuatu. Oleh karena itu, simpan barang-barang penting di tempat yang rapi dan mudah dijangkau.

5. Tidur yang Cukup

Kurang tidur, tidur gelisah, atau tidur yang terganggu bisa memperburuk kemampuan otak dalam mengingat dan berpikir. Tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga daya ingat. 

Selama tidur, otak memproses informasi yang diperoleh sepanjang hari dan mengonsolidasikan memori. Untuk orang dewasa, tidur yang cukup adalah tujuh hingga sembilan jam per malam.

Tidur yang berkualitas juga dapat meningkatkan fokus dan energi tubuh, yang penting untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Pastikan Anda menjaga pola tidur yang teratur dan cukup untuk memberikan waktu pemulihan bagi otak dan tubuh.

6. Mengonsumsi Makanan Sehat

Makanan yang Anda konsumsi berperan penting dalam menjaga daya ingat. Diet yang sehat dan bergizi, seperti mengonsumsi sumber protein rendah lemak, buah-buahan, sayuran, dan biji-bijian utuh, dapat membantu menjaga kesehatan otak. 

Selain itu, makanan yang kaya akan antioksidan seperti buah beri juga dapat melawan peradangan di otak yang dapat menyebabkan penurunan kognitif.

Sebaliknya, konsumsi alkohol berlebihan atau makanan tinggi gula dapat menyebabkan kebingungan dan gangguan ingatan. Oleh karena itu, perhatikan asupan makanan Anda dan pastikan untuk mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang untuk otak yang sehat.

7. Atasi Masalah Kesehatan Kronis

Jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu seperti tekanan darah tinggi, diabetes, depresi, gangguan pendengaran, atau obesitas, pastikan Anda mengikuti pengobatan yang disarankan oleh dokter dan menjaga kesehatan dengan baik. 

Beberapa kondisi kesehatan dapat memengaruhi daya ingat dan fungsi kognitif, sehingga menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan sangat penting.

Selain itu, jika Anda mengonsumsi obat-obatan tertentu secara rutin, pastikan Anda memahami efek sampingnya. Beberapa obat bisa memengaruhi memori, jadi penting untuk berkonsultasi dengan dokter mengenai obat-obatan yang Anda konsumsi dan apakah ada efek samping yang berpotensi mengganggu daya ingat Anda.

Mempertahankan daya ingat yang tajam di usia muda bukanlah hal yang mustahil. Dengan kebiasaan sehari-hari yang mendukung kesehatan otak, Anda dapat mencegah penurunan kognitif yang bisa terjadi di usia dini. 

Mulailah dengan menjalani pola hidup sehat, aktif secara fisik, menjaga pola tidur, serta menjaga kebersihan dan keteraturan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda dapat mengurangi risiko gangguan ingatan di usia muda dan menikmati hidup dengan kualitas yang lebih baik.

Terkini