Bandara Samarinda Perkuat Layanan Penumpang Hadapi Mudik Lebaran 2026

Senin, 02 Maret 2026 | 14:15:39 WIB
Bandara Samarinda Perkuat Layanan Penumpang Hadapi Mudik Lebaran 2026

JAKARTA - Unit Penyelenggara Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto di Samarinda, Kalimantan Timur, meningkatkan fasilitas pelayanan demi kenyamanan penumpang selama bulan Ramadan, terutama menjelang arus mudik Lebaran 2026. 

Bandara fokus pada kenyamanan, efisiensi, dan keselamatan penumpang, mengingat lonjakan aktivitas penerbangan biasanya terjadi saat Ramadhan dan Lebaran.

Kepala Badan Layanan Umum (BLU) UPBU Kelas I APT Pranoto, I Kadek Yuli Sastrawan, menjelaskan, “Untuk kenyamanan penumpang, fasilitas yang saat ini tersedia meliputi penambahan selasar antar jemput, pengindahan area terminal, ruang perawatan bayi, hingga penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU).”

Bandara juga menyiapkan berbagai fasilitas tambahan untuk mendukung pengalaman perjalanan, seperti area layanan pelanggan maskapai, ruang bermain anak, area merokok, ruang kerja komunal, mesin lapor diri mandiri, parkir inap, mesin ATM, serta penataan alur pemeriksaan keamanan.

Data Arus Penumpang Awal Ramadan

Peningkatan kenyamanan ruang tunggu dan fasilitas terus dioptimalkan. Sepuluh hari pertama Ramadan, yakni 19–28 Februari 2026, tercatat sebanyak 15.913 penumpang menggunakan Bandara APT Pranoto. Rinciannya: 7.765 penumpang tiba dan 8.148 penumpang berangkat melalui jalur udara.

Meski ada layanan maksimal, jumlah penumpang menunjukkan penurunan 26,27 persen dibanding periode sama tahun lalu, sekitar 5.667 orang lebih sedikit. Angka ini menjadi indikator bahwa meski fasilitas ditingkatkan, dinamika pergerakan penumpang dipengaruhi faktor eksternal, seperti cuaca dan preferensi masyarakat.

Operasional Maskapai dan Rute Penerbangan

Bandara Samarinda tetap memastikan kelancaran layanan melalui enam maskapai aktif, dengan rute terbanyak menuju Jakarta sebanyak empat kali per hari. 

Pihak bandara menekankan agar penumpang menyesuaikan jadwal perjalanan dengan kondisi cuaca, karena hujan lebat atau banjir di Kalimantan Timur dapat menunda perjalanan darat menuju terminal.

Selain itu, calon penumpang diingatkan untuk menghindari penipuan tiket elektronik. Kadek menegaskan, transaksi tiket sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi maskapai atau agen perjalanan resmi, untuk meminimalkan risiko penipuan dan kerugian finansial.

Proyeksi Arus Mudik Lebaran

Menyambut lonjakan arus mudik Lebaran, Bandara APT Pranoto masih belum menerima pengajuan jadwal penerbangan tambahan dari maskapai. 

Kadek menambahkan, pihak bandara siap menyesuaikan operasional apabila ada permintaan tambahan, termasuk membuka jalur tambahan dan meningkatkan jumlah staf di layanan penumpang.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi proaktif bandara untuk memastikan bahwa meski jumlah penumpang meningkat signifikan, pelayanan tetap lancar, fasilitas memadai, dan prosedur keselamatan tetap dijalankan.

Fokus Kenyamanan, Keamanan, dan Efisiensi Penumpang

Bandara Samarinda menekankan tiga aspek utama dalam menghadapi mudik Lebaran 2026:

Kenyamanan penumpang – Selasar antar jemput, ruang tunggu diperindah, fasilitas bayi, dan SPKLU.

Keamanan perjalanan – Alur pemeriksaan lebih tertata, pengawasan ketat, dan imbauan antisipasi cuaca.

Efisiensi layanan – Mesin lapor diri mandiri, ruang kerja komunal, dan fasilitas parkir inap.

Dengan strategi ini, Bandara APT Pranoto Samarinda ingin menjadi bandara modern yang responsif terhadap kebutuhan penumpang, sekaligus mendukung mobilitas masyarakat Kalimantan Timur saat Ramadan dan Lebaran.

Terkini